Panen Ubinan Padi Organik di Subak Ureg 2 Tabanan
Kamis (9/10), bertempat di Subak Ureg 2, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan dilakukan panen ubinan padi organik oleh tim BRMP Bali bersama penggiat pertanian padi organik Subak Ureg 2. Padi yang dikembangkan yaitu varietas unggul baru (VUB) padi khusus Inpari Arumba sistem tanam jajar legowo 10:1, dengan pemberian asam amino pada umur 30 dan 60 hari setelah tanam.
Koordinator panen ubinan I Nyoman Adijaya, S.P., M.P., (BRMP Bali) menyampaikan dengan inovasi yang diberikan mampu meningkatkan produktivitas padi sebesar 12,94 %. Disebutkan dari hasil ubinan produktivitas yang diperoleh sebesar 7,94 ton/ha GKP lebih tinggi dibandingkan produktivitas padi kebiasaan petani yaitu sebesar 7,03 ton/ha GKP. "Kesimpulan kami selain inovasi VUB padi khusus, melihat hasil ubinan penggunaan asam amino dapat dijadikan alternatif dalam upaya peningkatan produktivitas padi organik ke depan", ujarnya.
Sementara itu I Made Suada koordinator penggiat pertanian padi organik di Subak Ureg 2 menyampaikan terima kasih atas pendampingan BRMP Bali. Dijelaskan juga pelaksanaan pertanian menuju pertanian padi organik sudah dirintis mulai 7 tahun yang lalu. Saat ini terdapat 6 orang penggiat pertanian padi organik di Subak Ureg 2, dengan total luasan 10 hektar.
Disampaikan pula hasil pendampingan yang dilakukan BRMP Bali memberikan hasil yang positif dengan selisih hasil 9 kg GKP per are dibandingkan kebiasaan petani. "Ini akan kami jadikan pembelajaran untuk penerapan pertanian padi organik di Subak kami ke depan", ujarnya.
Selain itu Made Suada juga menjelaskan bahwa lahan mereka seluas 10 hektar sudah tersertifikasi organik oleh LeSOS, namun masih menginduk ke P4S Somya Pertiwi Desa Wangaya Betan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, (Sgy).